structure query languange

Apa Itu Structured Query Languange? Kenali Lebih Dalam Yuk!

Structured Query Language (SQL) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk berinteraksi dengan database, terutama Sistem Manajemen Basis Data Relasional (RDBMS). Dalam RDBMS, data disimpan dalam tabel yang saling berhubungan melalui kolom yang dikenal sebagai kunci. SQL memungkinkan pengguna untuk membaca, menulis, mengedit, dan menghapus data yang disimpan dalam database.

Sejarah Structured Query Languange

SQL pertama kali diperkenalkan dalam makalah tahun 1970 oleh Edgar F. Codd berjudul “A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks.” Codd memperkenalkan konsep aljabar relasional yang menjadi dasar teori SQL. Implementasi SQL pertama kali dikembangkan oleh Donald Chamberlin dan Raymond Boyce di IBM.

Peran Structured Query Languange dalam Analisis Data

SQL adalah alat yang sangat penting dalam bidang Business Intelligence (BI), ilmu data, dan ilmu komputer. Dengan SQL, analis dapat mengakses dan menganalisis data yang tersimpan dalam database, memungkinkan mereka untuk mendapatkan wawasan yang mendalam tentang data tersebut.

Pernyataan SQL yang Umum Digunakan

SQL menggunakan serangkaian pernyataan yang mudah dipahami dan mirip dengan bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa pernyataan SQL yang paling umum digunakan:

– FROM & JOIN

Pernyataan FROM digunakan untuk menentukan tabel utama tempat data akan diambil. JOIN menghubungkan tabel lain ke tabel utama untuk menyertakan data tambahan.

– WHERE

Klausa WHERE memfilter baris berdasarkan kondisi logis tertentu.

– GROUP BY

Mengelompokkan baris yang difilter ke dalam kategori tertentu.

– HAVING

Mirip dengan WHERE, tetapi digunakan untuk memfilter baris yang sudah dikelompokkan.

– SELECT

Menentukan kolom mana yang akan dikembalikan dalam hasil akhir.

– ORDER BY

Mengurutkan hasil akhir berdasarkan nilai dalam satu atau lebih kolom.

Urutan Operasi Structured Query Languange

Urutan eksekusi pernyataan SQL diatur oleh database dalam urutan logis berikut: FROM, JOIN, WHERE, GROUP BY, HAVING, SELECT, dan ORDER BY. Namun, saat menulis kode SQL, pernyataan SELECT sering ditulis terlebih dahulu untuk memudahkan pemahaman kueri.

Contoh Kueri Structured Query Languange

Berikut adalah contoh kueri SQL yang mengekstrak jumlah penjualan setiap pelanggan dari tabel FactInternetSales. Kueri ini hanya mencakup penjualan setelah tahun 2020 dan total penjualan lebih dari 10.000, lalu mengurutkan hasil berdasarkan total penjualan secara menurun.

1. SELECT
2. CustomerKey AS CustomerID,
3. SUM(SalesAmount) AS SalesAmount
4. FROM FactInternetSales
5. WHERE YEAR(OrderDate) > 2020
6. GROUP BY CustomerKey
7. HAVING SUM(SalesAmount) > 10000
8. ORDER BY SalesAmount DESC

Memodifikasi Data dalam Database

Selain membaca data, SQL juga memungkinkan pengguna untuk membuat atau mengubah data dalam database. Berikut adalah beberapa pernyataan SQL yang digunakan untuk memodifikasi data:

– CREATE

Membuat tabel baru dalam database, termasuk mendefinisikan kolom dan tipe data, serta kunci utama dan kunci asing.

– ALTER

Mengubah struktur tabel, seperti menambah kolom baru atau mengubah tipe data kolom yang ada.

– INSERT

Menambahkan baris baru ke tabel dengan menyebutkan nama kolom dan nilai yang akan dimasukkan.

– UPDATE

Mengubah nilai pada baris tertentu dalam tabel. Klausa WHERE sering digunakan untuk membatasi baris yang diubah.

– DELETE

Menghapus baris dari tabel berdasarkan kriteria tertentu. Pernyataan ini harus digunakan dengan hati-hati karena penghapusan bersifat permanen.

Kesimpulan

SQL adalah bahasa pemrograman yang sangat penting untuk mengelola dan memanipulasi data dalam RDBMS. Dengan pemahaman yang baik tentang pernyataan SQL dan urutan operasinya, pengguna dapat melakukan berbagai operasi pada database untuk mendukung analisis data yang mendalam dan pengambilan keputusan yang lebih baik.

Referensi: https://corporatefinanceinstitute.com/resources/data-science/structured-query-language-sql/